Jasa Paket Aqiqah Surabaya 'SAKINAH'

Pages

Selamat Datang di
Sakinah Aqiqah Surabaya

Paket Jasa Aqiqah Terlengkap di Surabaya dan Sekitarnya

Pesan Sekarang

Aqiqah Sakinah, Penyedia Paket Aqiqah Terbaik, Pilihan Keluarga Sakinah di Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Bangkalan, Mojokerto dan Sekitarnya

Kami menyediakan dan melayani jasa aqiqah murah di Surabaya dengan paket pilihan aqiqah sesuai kebutuhan Anda. Kami akan berikan paket terbaik dengan harga terjangkau untuk kebutuhan ibadah aqiqah anak Anda. Sakinah aqiqah siap melayani pemesanan aqiqah untuk acara aqiqah buah hati Anda, sehingga ibadah menjadi lebih mudah dan praktis.

Keunggulan Sakinah Aqiqah Surabaya

Kambing berkualitas

Pilihan kambing aqiqah terbaik yang sehat dan sesuai syariat, baik jantan maupun betina

Rasa Enak

Aneka masakan daging kambing dengan rasa yang enak tanpa bau kambing yang menyengat.

Harga Terjangkau

Aneka menu aqiqah dengan harga hemat dan terjangkau, sesuai kemampuan Anda.

Layanan Terbaik

Layanan yang terbaik dan memuaskan untuk membantu Anda menjalankan ibadah aqiqah keluarga Anda

Harga Layanan Paket Aqiqah Surabaya

Karena kami ingin memberikan yang terbaik untuk aqiqah putra putri Anda

Lihat Apa Kata Mereka

Testimoni Para Pelanggan Sakinah Aqiqah Surabaya

Pesan Sekarang

Mau Lebih Praktis?

Kami juga menyediakan paket nasi kotak untuk Aqiqah Anda

Pesan Sekarang

Harga Nasi Kotak Sakinah Aqiqah Surabaya

Karena kami ingin memberikan yang terbaik untuk aqiqah putra putri Anda

"

Beberapa menu catering aqiqah surabaya

Kami memberikan layanan terbaik untuk Anda, agar proses aqiqah putra putri Anda berjalan dengan baik

Sate Kambing

Sajian sate dengan rasa yang enak dan tekstur daging yang lembut

Gulai Kambing

Gulai dengan bumbu spesial dengan rasa dan aroma yang nikmat

Rendang Kambing

Olahan daging kambing dengan pilihan rasa istimewa,tanpa bau prengus

Inilah kami dan Paket Aqiqah Surabaya yang kami berikan

Alamat Sakinah Aqiqah Surabaya

Sertifikat Aqiqah

Sertifikat Aqiqah sebagai bukti bahwa buah hati Anda telah diaqiqahkan

Service Sakinah Aqiqah Surabaya

Delivery Service

Kami memberikan layanan delivery service untuk mengantarkan paket Aqiqah Anda

Kontak Sakinah Aqiqah Surabaya

Workshop Aqiqah

Workshop tempat kami mengolah dan memasak daging kambing aqiqah Anda

Hubungi Kami Sekarang

Untuk Aqiqah Terbaik Putra Putri Anda tercinta

Kisah Kedzaliman, by Sakinah Aqiqah

Kisah Perampasan Hak Orang Lain, by Sakinah Aqiqah

Sakinah Aqiqah. Cerita ini bersumber dari kitab Durratun Nashihin karya Syekh Utsman Al-Khaubawi dan juga dikutip oleh Imam Adz-Dzahabi.

Berikut alur lengkap kisah tragis tersebut:

1. Perampasan Ikan di Tepi Pantai, by Sakinah Aqiqah

Alkisah, ada seorang nelayan miskin yang seharian melaut namun tidak mendapatkan hasil apa pun. Menjelang pulang, atas izin Allah, jala nelayan tersebut berhasil menangkap seekor ikan yang sangat besar dan gemuk. Sang nelayan sangat bahagia karena ikan tersebut bisa memberi makan keluarganya dan sisanya bisa dijual untuk menyambung hidup.
Namun saat ia tiba di daratan, seorang pria yang memiliki kekuasaan (dalam sebagian riwayat disebut tentara, pejabat, atau penguasa zalim) melihat ikan besar itu. Dengan angkuh, pria tersebut memerintahkan sang nelayan untuk menyerahkan ikannya. Nelayan itu menolak dan memohon agar ikan tersebut tidak diambil karena itu adalah satu-satunya penyambung hidup keluarganya.
Mendengar penolakan tersebut, pria itu marah. Ia memukul sang nelayan dan merampas ikan tersebut secara paksa, lalu melenggang pergi tanpa membayar sepeser pun.

2. Doa Nelayan yang Terzalimi, by Sakinah Aqiqah

Sambil menangis menahan sakit dan sedih, nelayan yang malang itu tidak mampu melawan kekuatan sang penguasa. Ia hanya bisa menengadahkan kedua tangannya ke langit dan berdoa dengan tulus:

"Ya Allah, sesungguhnya orang itu telah menggunakan kekuasaannya untuk merampas rezeki yang Engkau berikan kepadaku secara zalim. Maka perlihatkanlah kepadaku kekuasaan-Mu atas dirinya."

3. Balasan Instan yang Mengerikan, by Sakinah Aqiqah

Keadilan Allah langsung bekerja. Saat pria penindas itu berjalan pulang sambil menjinjing ikan rampasannya, tiba-tiba ikan yang sudah mati tersebut menggelepar dan menggigit ibu jari tangannya dengan sangat kuat. Pria itu berteriak kesakitan dan buru-buru melepaskan gigitannya.
Sesampainya di rumah, luka di ibu jarinya tidak kunjung sembuh, bahkan semakin membengkak dan terasa panas luar biasa seperti terbakar. Ia pergi ke dokter, dan dokter tersebut berkata, "Penyakit ini berbahaya. Jika ibu jari ini tidak segera dipotong (diamputasi), racunnya akan menjalar ke seluruh telapak tanganmu." Karena tidak tahan menahan sakit, ia setuju ibu jarinya dipotong.

Namun, rasa sakit itu tidak berhenti. Beberapa hari kemudian, pembengkakan menjalar ke telapak tangannya. Dokter terpaksa mengamputasi tangannya sampai pergelangan. Tidak lama setelah itu, penyakitnya naik lagi hingga siku, sehingga tangannya harus dipotong sampai siku. Terakhir, infeksi terus menjalar hingga dokter harus memotong seluruh lengan kanannya dari pangkal bahu. Pria kuat itu kini cacat dan kehilangan segalanya karena penderitaan yang tiada henti.

4. Kesadaran dan Permohonan Maaf, by Sakinah Aqiqah

Melihat penderitaannya yang tidak masuk akal, seorang yang bijak mendekatinya dan bertanya, "Apa yang sebenarnya telah kamu lakukan hingga mendapat azab seperti ini?"
Pria itu menangis dan menceritakan kisahnya yang telah menzalimi seorang nelayan miskin. Orang bijak itu berkata, "Celaka kamu! Mengapa tidak sejak awal kamu mencari nelayan itu dan meminta maaf kepadanya? Pergilah cari dia sebelum penyakit ini menjalar ke seluruh tubuhmu dan membunuhmu!"
Dengan tubuh yang lemah, pria itu berjalan tertatih-tatih mencari sang nelayan di sekitar pantai. Begitu menemukannya, ia langsung bersujud di kaki nelayan tersebut sambil menangis.
"Wahai saudaraku, demi Allah, maafkanlah aku. Lihatlah apa yang terjadi pada diriku akibat berbuat zalim kepadamu," ratapnya.
 
Sambil menangis tersedu-sedu, sang nelayan miskin merasa iba melihat kondisi tragis orang yang dulu memukulnya. Nelayan itu berkata, "Aku telah memaafkanmu karena Allah."

Pria itu kemudian bertanya, "Apa yang kamu ucapkan saat aku merampas ikanmu?" Nelayan itu pun memberi tahu doa yang diucapkannya langsung kepada Allah. Setelah dimaafkan dengan tulus, atas izin Allah, rasa sakit di tubuh pria tersebut akhirnya berangsur-angsur sembuh dan hilang.

Pelajaran Penting dari Kisah Ini, by Sakinah Aqiqah 

Bahaya Kezaliman: Kezaliman adalah kegelapan di hari kiamat, dan balasannya sering kali ditunjukkan oleh Allah langsung di dunia sebelum akhirat.

Keampuhan Doa Orang Tertindas: Tidak ada penghalang antara doa orang yang dizalimi dengan Allah SWT, meskipun yang dizalimi adalah orang miskin yang tidak punya daya.

Pentingnya Meminta Maaf kepada Sesama: Dosa kezaliman kepada manusia tidak akan diampuni oleh Allah sebelum manusia yang disakiti memberikan maafnya.

Info dan Pemesanan Aqiqah :
KLIK LINK INI


WA 1 : 087853330305
WA 2 : 085648811035 

Perbedaan Aqiqah dan Qurban, by Sakinah Aqiqah

AQIQAH VS QURBAN, By Sakinah Aqiqah


Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang perbedaan antara AQIQAH dan QURBAN

Perbedaan utama antara kambing Aqiqah dan Qurban terletak pada tujuan, waktu pelaksanaan, aturan jumlah hewan, dan distribusi dagingnya. Aqiqah adalah wujud syukur atas kelahiran anak, sedangkan Qurban merupakan ibadah tahunan saat Idul Adha.

Berikut rincian perbedaan lengkapnya yang dapat kami rangkum dari berbagai sumber terpercaya :

1. Tujuan Ibadah, by Sakinah Aqiqah

Aqiqah: Ibadah sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran seorang anak.
Qurban: Ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus bentuk kepedulian sosial kepada sesama umat Islam.


2. Waktu Pelaksanaan, by Sakinah Aqiqah

Aqiqah: Dilaksanakan pada hari ketujuh, ke-14, atau ke-21 dari hari kelahiran bayi. Jika terlewat, tetap boleh dilaksanakan kapan saja hingga anak tersebut baligh

Qurban: Waktu pelaksanaannya sangat terbatas, yakni hanya pada Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah) dan tiga hari tasyriq (11, 12, 13 Dzulhijjah).


3. Jumlah Hewan, by Sakinah Aqiqah

Aqiqah: Syarat jumlah berbeda berdasarkan jenis kelamin anak. Anak laki-laki disyariatkan menyembelih 2 ekor kambing, sedangkan anak perempuan cukup 1 ekor.
Qurban: Jumlah tidak dibatasi dan disesuaikan dengan kemampuan finansial. Untuk kurban kambing/domba, ketentuannya adalah 1 ekor untuk 1 orang.


4. Distribusi Daging, by Sakinah Aqiqah

Aqiqah: Daging disunnahkan untuk dimasak terlebih dahulu (biasanya dibuat matang) sebelum dibagikan kepada kerabat, tetangga, dan fakir miskin.
Qurban: Daging biasanya dibagikan dalam keadaan mentah. Sepertiga bagian untuk yang berqurban, sepertiga untuk fakir miskin, dan sepertiga sisanya untuk sedekah atau disimpan

5. Prioritas (mana yang di utamakan) by Sakinah Aqiqah

Jika Anda harus memilih untuk mendahulukan keduanya karena keterbatasan dana, mayoritas ulama (termasuk dalam Mazhab Syafi'i yang dianut di Indonesia) menyarankan untuk mendahulukan qurban jika waktunya bertepatan dengan Idul Adha. Hal ini karena qurban merupakan syiar besar yang waktunya sangat terbatas.

Wallohu a'lam...

JIKA ANDA MENEMUKAN DALIL YANG LEBIH SHOHIH DALAM MATERI INI, SILAKAN MENGIKUTI YANG ANDA YAKINI KE SHOHIH AN NYA...
Info dan Pemesanan Aqiqah :
KLIK LINK INI


WA 1 : 087853330305
WA 2 : 085648811035 


AL QUR'AN, ASAL USUL DAN ISI, BY SAKINAH AQIQAH

ASAL USUL DAN ISI AL QUR'AN, BY SAKINAH AQIQAH



Salah satu rukun Iman adalah beriman kepada Kitab Alloh

Yakni meyakini dengan sepenuh hati bahwa Alloh telah menurunkan Kitab2 kepada para Utusan Nya

Dan kitab yang terakhir turun adalah Al Qur'an, sebagai penyempurna bagi kitab2 sebelum nya

Keberadaan Al Quran, memiliki 3 kemungkinan :

1. Di buat orang arab
2. Di buat Muhammad SAW
3. Di buat dan di turunkan oleh Alloh st

Di buat orang arab, by Sakinah Aqiqah.

Dalil :
- Bahasa alquran beda dengan Bahasa arab pada umumnya (tata Bahasa nya)
- Orang arab di tantang Alloh unt membuat semisal Al quran, dan gagal.

Qs Al Baqoroh 23وَإِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِمَّا نَزَّلْنَا عَلَى عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِنْ مِثْلِهِ وَادْعُوا شُهَدَاءَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

Di buat Muhammad saw, by Sakinah Aqiqah

Dalil :
- Gaya Bahasa al hadis dan Al quran beda..
- Rosul Saw juga orang arab, yang termasuk juga di tantang unt membuat semisal Al quran
- Rosul saw adalah orang yang ummi (buta Huruf)

فَآَمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ الَّذِي يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَكَلِمَاتِهِ وَاتَّبِعُوهُ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

Berimanlah kalian kepada Allah, Rasul-Nya, sang nabi yang ummi, yang beliau beriman kepada Allah dan kalimat-kalimat-Nya. Ikutilah beliau agar kalian mendapat petunjuk. (QS. al-A’raf: 158)

Di buat dan di turun kan Alloh swt, by Sakinah Aqiqah

Dan inilah yang paling bisa di terima oleh akal, yakni di turunkan oleh Alloh swt.
Qs Al maidah 48 وَاَنۡزَلۡنَاۤ اِلَيۡكَ الۡكِتٰبَ بِالۡحَـقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيۡنَ يَدَيۡهِ مِنَ الۡكِتٰبِ وَمُهَيۡمِنًا عَلَيۡهِ


Isi Al Qur'an, by Sakinah Aqiqah

Isi Al Qur'an hanya terdiri dari 2 kelompok bagian saja. Yakni ayat ayat Aqidah, dan ayat ayat Syariat

1. Ayat aqidah untuk di yakini saja, krn hanya berisi informasi saja.

Contoh : 
- Surat Al-Ikhlas (112): 1-4: Menjelaskan Allah itu Esa, tempat bergantung, tidak beranak dan tidak diperanakkan, serta tidak ada yang setara dengan-Nya.
- Surat Al-Baqarah (2): 255 (Ayat Kursi): Menegaskan kekuasaan dan keesaan Allah yang absolut.Rukun Iman (Dasar Keyakinan):Surat Al-Baqarah (2): 285: "Rasul (Muhammad) beriman pada apa (Al-Qur'an) yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang mukmin. Masing-masing beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya..."
- Surat An-Nisa (4): 136: Perintah untuk beriman secara totalitas kepada Allah, Rasul-Nya, dan Kitab-Nya.
- Surat Al-Baqarah (2): 4: "...dan mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat".
- Al-A'raf (7): 180: "Hanya milik Allah asma-ul husna (nama-nama yang agung), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asma-ul husna itu...".
- dll

2. Ayat syariah untuk di amalkan, di kerjakan, krn itu merupakan perintah

Contoh :
- Shalat dan Zakat: "Tegakkanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk" (Surat Al-Baqarah (2): 43).
- Puasa Ramadan: "Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa" (Surat Al-Baqarah (2): 183).
- Haji: "...Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah..." (Surat Ali 'Imran (3): 97). [1, 2, 3]

Syariat Muamalah (Urusan Sosial & Ekonomi)
- Mengatur interaksi antarmanusia dalam kehidupan sehari-hari.Jual Beli dan Riba: "...Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba..." (Surat Al-Baqarah (2): 275).
- Perjanjian/Akad: "Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah janji-janji..." (Surat Al-Maidah (5): 1).
- Larangan Memakan Harta secara Batil: "Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan atas dasar suka sama suka..." (Surat An-Nisa (4): 29). [1, 2, 3]

Syariat Jinayah (Hukum Pidana)
- Mengatur tentang pelanggaran hukum dan sanksinya untuk menjaga ketertiban.Larangan Membunuh: "...janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu" (Surat An-Nisa (4): 29).
- Larangan Makanan Tertentu: "Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi..." (Surat Al-Maidah (5): 3).
- Larangan Khamr (Minuman Keras): Perintah menjauhi khamr sebagai perbuatan keji (Surat Al-Maidah (5): 90). [1, 2, 3]

Syariat Akhlak dan Adab Sosial
- Larangan Menghina: "Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain..." (Surat Al-Hujurat (49): 11)

dll dll

Wallohu A'lam...

Info dan Pemesanan Aqiqah :
KLIK LINK INI


WA 1 : 087853330305
WA 2 : 085648811035 


Usia kambing Aqiqah, by Sakinah Aqiqah

Boleh kah aqiqah dengan kambing muda?. By sakinah Aqiqah 

Aqiqah menggunakan kambing/domba usia 6 bulan diperbolehkan, khusus untuk jenis domba atau biri-biri (jadza'ah) yang sudah gemuk dan masuk bulan ke-7. Untuk kambing biasa, standar minimalnya adalah 1 tahun, namun domba 6 bulan sah jika memenuhi kriteria kesehatan, tidak cacat, dan cukup umur. 

Berikut adalah poin-poin penting terkait pendapat usia hewan aqiqah 6 bulan:

Domba/Biri-Biri (6 Bulan):
Ulama membolehkan domba usia 6-12 bulan jika kondisinya gemuk dan menyerupai domba umur 1 tahun, merujuk pada hadits riwayat Muslim.

Kambing Biasa (1 Tahun): Kambing biasa (masha) harus berumur minimal 1 tahun atau sudah masuk tahun kedua agar sah.
Kondisi Fisik: Selain umur, hewan harus sehat, tidak pincang, tidak buta, dan tidak sangat kurus.

Pandangan Ulama: Menurut mazhab Hanbali, biri-biri 6 bulan dianggap lebih afdhal daripada kambing 1 tahun, asalkan sudah gemuk. 

Saran yang paling aman adalah memastikan domba 6 bulan tersebut sudah tumbuh gigi (musinnah) atau cukup besar (gemuk) untuk dikonsumsi. Untuk memastikan domba 6 bulan, sebaiknya membeli di tempat terpercaya atau melalui layanan aqiqah profesional. Sakinah Aqiqah 

Hadits utama yang menjadi landasan kebolehan domba usia 6 bulan (jadza'ah) berasal dari riwayat Imam Muslim. Dalam hadits ini, Rasulullah ﷺ memberikan pengecualian khusus untuk jenis domba jika hewan yang lebih tua sulit didapatkan. 
Berikut adalah redaksi haditsnya:
لَا تَذْبَحُوا إِلَّا مُسِنَّةً إِلَّا أَنْ يَعْسُرَ عَلَيْكُمْ فَتَذْبَحُوا جَذَعَةً مِنَ الضَّأْنِ
"Janganlah kalian menyembelih kecuali musinnah (kambing usia 1 tahun/sapi 2 tahun). Kecuali jika itu terasa sulit bagi kalian, maka sembelihlah jadza’ah (domba usia 6-12 bulan) dari jenis domba."
— HR. Muslim No. 1963 

Penjelasan Istilah dalam Hadits:
Musinnah: Hewan yang sudah cukup umur atau sudah berganti gigi (poel). Untuk kambing biasa/kambing Jawa, minimal adalah 1 tahun masuk tahun ke-2.
Jadza'ah: 

Domba atau biri-biri yang sudah berusia minimal 6 bulan dan sudah terlihat besar atau gemuk. 

Pendapat Ulama:
Meskipun hadits tersebut menyebutkan "jika sulit", mayoritas ulama (Jumhur) berpendapat bahwa domba usia 6 bulan (jadza'ah) tetap sah dan boleh digunakan untuk kurban maupun aqiqah, meskipun tidak dalam kondisi sulit, asalkan domba tersebut sudah besar dan sehat. Hal ini diperkuat oleh hadits lain dari Mujasyi' bin Bani Sulaim bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda bahwa domba jadza' menyamai kambing tsaniyya (musinnah) dalam hal kecukupan. 

Waalohu a'lam..


Info dan Pemesanan Aqiqah :
KLIK LINK INI


WA 1 : 087853330305

WA 2 : 085648811035 

Konsekwensi Iman Kepada Alloh swt, By Sakinah Aqiqah

Konsekwensi Beriman dan mengucap LAA ILAA ILALLOH, By Sakinah Aqiqah


1. Al-Yakin (Keyakinan Yang Mantap), By Sakinah Aqiqah


اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوْا وَجَاهَدُوْا بِاَمْوَالِهِمْ وَاَنْفُسِهِمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الصّٰدِقُوْنَ

“Sesungguhnya orang-orang mukmin yang sebenarnya adalah mereka yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudain mereka tidak ragu-ragu, dan mereka berjihad dengan harta dan jiwanya di jalan Allah. mereka itulah orang-orang yang benar.”(al-Hujuraat: 15)

2. At-Taslim (Berserah Diri), by Sakinah Aqiqah


اَفَغَيْرَ دِيْنِ اللّٰهِ يَبْغُوْنَ وَلَهٗ ٓ اَسْلَمَ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ طَوْعًا وَّكَرْهًا وَّاِلَيْهِ يُرْجَعُوْنَ

”Maka mengapa mereka mencari agama yang lain selain agama Allah, padahal apa yang di langit dan di bumi berserah diri kepada-Nya, (baik) dengan suka maupun terpaksa, dan hanya kepada-Nya mereka dikembali-kan?”(Ali Imran: 83)

3. As-Sam’u Wa Attha’ah (Mendengar Dan Taat), by Sakinah Aqiqah


اِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِيْنَ اِذَا دُعُوْٓا اِلَى اللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ اَنْ يَّقُوْلُوْا سَمِعْنَا وَاَطَعْنَاۗ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ

”Hanya ucapan orang-orang mukmi, yang apabila mereka diajak kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul memutuskan (perkara) di antara mereka, mereka berkata,’”Kami mendengar dan kami taat.’ Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.”(an-Nuur: 51)

4. Itba’ul Manhaj (Mengikuti Sistem), by Sakinah Aqiqah


ثُمَّ جَعَلْنٰكَ عَلٰى شَرِيْعَةٍ مِّنَ الْاَمْرِ فَاتَّبِعْهَا وَلَا تَتَّبِعْ اَهْوَاۤءَ الَّذِيْنَ لَا يَعْلَمُوْنَ .

”Kemudian Kami jadikan engkau (Muhammad) mengikuti syariat (peraturan) dari agama itu, maaka ikutilah (syariat itu) dan janganlah engkau ikuti keinginan orang-orang yang tidak mengetahui.”(al-Jaatsiyah: 18)

5. ‘Adamul Haraj (Tidak Merasa Berat), by Sakinah Aqiqah


فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُوْنَ حَتّٰى يُحَكِّمُوْكَ فِيْمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لَا يَجِدُوْا فِيْٓ اَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِّمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

”Maka demi Tuhanmu, mereka tidak beriman sebelum mereka menjadikan engkau (Muhammad) sebagaimana hakim dalam perkara yang merka perselisihkan, (sehingga) kemudian tidak ada rasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang engkau berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya”(an-Nisaa’: 65).

6. ‘Adamul Khiyarah (Tidak Memilih-Milih), by Sakinah Aqiqah


وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَّلَا مُؤْمِنَةٍ اِذَا قَضَى اللّٰهُ وَرَسُوْلُهٗٓ اَمْرًا اَنْ يَّكُوْنَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ اَمْرِهِمْ ۗوَمَنْ يَّعْصِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ فَقَدْ ضَلَّ ضَلٰلًا مُّبِيْنًاۗ

”Dan tidaklah pantas bagi laki-laki yang mukmin dan perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada pilihan (yang lain) bagi mereka tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh, dia telah tersesat, dengan kesesatan yang nyata.”(al-Ahzaab: 36)


Info dan Pemesanan Aqiqah :
KLIK LINK INI


WA 1 : 087853330305
WA 2 : 085648811035 

Brosur Harga Aqiqah


Brosur aqiqah











Meminta Maaf.. By Sakinah Aqiqah


Keutamaan Meminta Maaf, by Sakinah Aqiqah


Sakinah Aqiqah. Alhamduillah, Segala puji milik Alloh, penggenggam setiap jiwa di seluruh antero jagad raya, yang memberikan segala bentuk nikmat kepada seluruh makhluk Nya. Sholawat dan Salam senantyasa kita haturkan kepada Junjungan Nabi Muhammad SAW.

Pada kesempatan ini, kita akan membicarakan tentang keutamaan meminta maaf. Kebanyakan orang akan berfikir, bahwa yang memberi maaf adalah yang paling utama, dan mengesampingkan keutamaan orang yang meminta maaf.

Dalam pandangan kami, ada beberapa keutaman dari orang yang mau meminta maaf. Berikut beberapa diantaranya yang dapat kami rangkum dalam tulisan sederhana ini :

Ketahuilah, bahwa dosa yang lahir dari seorang makhluk yang pertama adalah Sifat sombong, yang di lakukan oleh makhluk bernama Iblis. Dengan kesombongannya, akhirnya Alloh tetapkan dia masuk ke Neraka yang dia kekal di dalamnya.

Maka, Meminta maaf adalah tindakan refleksi diri yang efektif untuk menghancurkan kesombongan, karena mengakui kesalahan menuntut kerendahan hati. Sikap sombong sering kali ditandai dengan keengganan meminta maaf, enggan menerima kebenaran, dan merasa lebih baik dari orang lain.

Meminta maaf dan menjalin silaturahmi adalah wujud menyambung hati, bukan sekadar berjabat tangan. Tindakan ini meluruhkan dosa, memperpanjang umur, dan melapangkan rezeki. Penting untuk meminta maaf dengan tulus, mengakui kesalahan secara spesifik tanpa bersikap defensif, serta menjalin kembali hubungan dengan hati yang rendah.

Masih ingatkah kita tentang perselisihan antara Hasab dan Husain?
Berikut penggalan kisah nya :
Suatu ketika, terjadi kesalahpahaman kecil antara Hasan dan Husain yang menyebabkan mereka sempat tidak bertegur sapa. Dalam tradisi Islam, orang yang lebih muda sebaiknya mendatangi yang lebih tua untuk meminta maaf. Namun, karena mengetahui kemuliaan saudaranya, Husain (sang adik) justru menunggu Hasan (sang kakak) untuk datang kepadanya.
Ketika ditanya mengapa ia tidak mendatangi Hasan terlebih dahulu, Husain menjawab:
"Aku teringat sabda kakekku (Rasulullah SAW) bahwa orang yang lebih dahulu menyambung silaturahmi akan lebih dahulu masuk surga. Aku ingin kakakku, Hasan, mendapatkan kemuliaan itu."
Mendengar hal ini, Hasan segera datang menemui Husain dan mereka pun saling memaafkan dengan penuh kasih sayang. Kisah ini menjadi teladan tentang bagaimana mengutamakan kemuliaan saudara di atas ego pribadi.

Dalam sebuah hadis di nyatakan :
من كان لاخيه عنده مظلمة من عرض او شيء فليتحلله منه من قبل ان لا يكون دنار ولا درهم

Artinya:

"Barang siapa yang pernah menzalimi saudaranya dalam hal kehormatan atau sesuatu yang lain, hendaklah ia meminta maaf darinya sebelum datang hari di mana tidak ada dinar dan dirham." - (HR. Bukhari)

Hadis ini mengingatkan bahwa meminta maaf adalah kewajiban bagi orang yang telah berbuat zalim. Di hari kiamat, amal kebaikan akan diambil sebagai tebusan jika seseorang belum menyelesaikan urusannya di dunia.

Dengan meminta maaf di dunia, kita dapat meringankan hisab di akhirat dan menjaga hubungan baik dengan sesama.

Dalam sebuah hadis di katakan :

ما نقصت صدقة من مال، وما زاد الله عبدا بعفو، الا عزا، وما تواضع احد لله الا رفعه الله
Artinya:
"Sedekah itu tidak mengurangi harta dan tidaklah Allah menambah bagi seorang hamba dengan pemberian maafnya (kepada saudaranya) kecuali kemuliaan (di dunia dan akhirat), serta tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah kecuali Dia akan meninggikan (derajat)nya (di dunia dan akhirat)." - (HR. Muslim)

Hadis ini menjelaskan bahwa ketika meminta maaf dan memberi maaf justru akan menambah kemuliaan seseorang, bukan menguranginya. Seperti halnya sedekah yang tidak mengurangi harta, memberi maaf justru memperkaya jiwa dan mendatangkan kemuliaan dari Allah SWT.

Ketika kita mampu mengesampingkan ego untuk memaafkan, Allah akan mengangkat derajat kita baik di dunia maupun di akhirat.

Wallohua'lam..
Demikian sekelumit ilmu yang bisa kami bagikan, semoga Alloh ridlo dengan aktivitas kami, mendakwahkan ilmu dan syariat Nya.
Apabila ada kebenaran, maka semata mata dari Alloh
dan apabila ada salah nya kami dalam menyampaikan, semata mata dari kami probadi..

Di Bulan Syawal ini kami segenap Kru Sakinah Aqiqah mengucapkan
"MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN"
"SEMOGA ALLOH MENERIMA AMAL IBADAH KITA DI BULAN RAMADHAN"


Info dan Pemesanan Aqiqah :
KLIK LINK INI


WA 1 : 087853330305
WA 2 : 085648811035